• Home
  • About
  • Download
  • Galeri Multimedia
  • Indikamedia
  • Religi

the indika story

Success is my right !

Feed on
Posts
comments

Pedagang dan nelayan

February 20, 2007 by rony




images2.jpeg
Suatu hari, seorang pedagang  kaya datang berlibur ke sebuah pulau yang masih asri. Saat merasa bosan, dia berjalan-jalan keluar dari villa tempat dia menginap dan menyusuri tepian pantai. Terlihat Di sebuah dinding karang  seseorang  sedang memancing, dia menghampiri sambil menyapa,

“Sedang memancing ya pak?”, sambil menoleh si nelayan menjawab,

“Benar tuan. Mancing satu-dua ikan untuk makan malam keluarga kami”.

“Kenapa cuma satu-dua ikan pak? Kan banyak ikan di laut ini, kalau bapak mau sedikit lebih lama duduk disini, tiga-empat ekor ikan pasti dapat kan?”

Kata si pedagang yang menilai si nelayan sebagai orang malas. “Apa gunanya buat saya ?” tanya si nelayan keheranan.

“Satu-dua ekor disantap keluarga bapak, sisanya kan bisa dijual. Hasil penjualan ikan bisa ditabung untuk membeli alat pancing lagi sehingga hasil pancingan bapak bisa lebih banyak lagi” katanya menggurui.

“Apa gunanya bagi saya?” tanya si nelayan semakin keheranan.

“Begini. Dengan uang tabungan yang lebih banyak, bapak bisa membeli jala. Bila hasil tangkapan ikan semakin banyak, uang yang dihasilkan juga lebih banyak, bapak bisa saja membeli sebuah perahu. Dari satu perahu bisa bertambah menjadi armada penangkapan ikan. Bapak bisa memiliki perusahaan sendiri. Suatu hari bapak akan menjadi seorang nelayan yang kaya raya”.

Nelayan yang sederhana itu memandang si turis dengan penuh tanda tanya dan kebingungan. Dia berpikir, laut dan tanah telah menyediakan banyak makanan bagi dia dan keluarganya, mengapa harus dihabiskan untuk mendapatkan uang? Mengapa dia ingin merampas kekayaan alam sebanyak-banyaknya untuk dijual kembali. Sungguh tidak masuk diakal ide yang ditawarkan kepadanya.

Sebaliknya, merasa hebat dengan ide bisnisnya si pedagang kembali meyakinkan, “Kalau bapak mengikuti saran saya, bapak akan menjadi kaya dan bisa memiliki apa pun yang bapak mau”.

“Apa yang bisa saya lakukan bila saya memiliki banyak uang?” tanya si nelayan.

“Bapak bisa melakukan hal yg sama seperti saya lakukan, setiap tahun bisa berlibur, mengunjungi pulau seperti ini, duduk di dinding pantai sambil memancing”.

“Lho, bukankan hal itu yang setiap hari saya lakukan tuan, kenapa harus menunggu berlibur baru memancing?”, kata si nelayan menggeleng-gelengkan kepalanya semakin heran.

Mendengar jawaban si nelayan, si pedagang seperti tersentak kesadarannya  bahwa untuk menikmati memancing ternyata tidak harus menunggu kaya raya.

Netter yang berbahagia,
Pepatah mengatakan, jangan mengukur baju dengan badan orang lain.
Si pedagang mungkin benar  melalui analisa bisnisnya, dia merasa apa yang dilakukan oleh si nelayan terlalu sederhana, monoton dan tidak bermanfaat. Mengeruk kekayaan alam demi mendapatkan uang dan kekayaan sebanyak-banyaknya adalah wajar baginya.

Sedangkan  bagi si nelayan, dengan pikiran yang sederhana, mampu menerima  apapun yang diberikan oleh alam dengan puas dan ikhlas. Sehingga hidup dijalani setiap hari dengan rasa syukur dan berbahagia.

Memang ukuran “bahagia”, masing-masing orang pastilah tidak sama. Semua kembali kepada keikhlasan dan cara kita mensyukuri, apapun yang kita miliki saat ini.

tulisan ini saya kutip dari Mr andriewongso.

Posted in Do you know | No Comments


Create a free edublog to get your own comment avatar (and more!)

Comments are closed.

  • ::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

    Ya Allah, baguskanlah untukku agamaku yang jadi pangkal urusanku, baguskan pula duniaku yang jadi tempat penghidupanku, dan baguskanlah akhiratku yang padanya tempat kembaliku nanti, jadikanlah hidupku menjadi bekal bagiku dalam segala kebaikan, serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku.. Amiin".....'nophee.cupid'
  • Assalamu’laikum Wr. Wb.

    363709730_f1c56bda5e_s.jpg'

    Saya muhammad zamroni mahasiswa unissula semarang mohon berikan komentar pada tulisan-tulisan saya di Email:rony44@telkom.net rony@indikamedia.com
  • Pages

    • About
    • Download
      • Artikel kKomputer
      • Mp3
    • Galeri Multimedia
    • Indikamedia
    • Religi
  • Categories

    • 23529
    • Asa Qta
    • Do you know
    • event
    • g penting…..
    • IT trend
    • Lelayu
    • Motifasi
    • Tips&trik
  • Recent Posts

    • Edwin Van Der Sar
    • Planning DRC
    • wedew….designer dadakan….
    • Akhirnya Datang juga…;-)
    • DAH DI TEMPAT BARU NICH….YANG SERBA ELU-ELU GUE-GUE
  • Recent Comments

    • pengex on Download
    • bapakethufail on DAH DI TEMPAT BARU NICH….YANG SERBA ELU-ELU GUE-GUE
    • Ricky on DAH DI TEMPAT BARU NICH….YANG SERBA ELU-ELU GUE-GUE
    • desty on Unissula dan Pimnas 2008
    • rony on DAH DI TEMPAT BARU NICH….YANG SERBA ELU-ELU GUE-GUE
  • friendblogs

    • Andexx
    • arik ugm
    • cah bagoes
    • Pak Arif
    • pak budi leksono
    • pak gora
    • Ricky IC
    • somat gagreg
  • indikamedia1thumbnailthumbnail.jpeg gmail_but_white.png yahoomail_but_white.png images3.jpeg tlko.jpg 359556419m.jpg Loenpia.net jjj.jpg

Theme: MistyLook by Sadish. Hosted by Edublogs.